Purwokerto—Pengurus Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto, melalui Dewan Kemakmuran Masjid Fatimatuzzahra, melakukan kegiatan tahunan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dinamakan “Training Imam dan Dai 1443 H” yang berlangsung pada Ahad (20/03/2022).

            Training imam dan dai tersebut dilaksanakan di Masjid Fatimatuzzahra yang diikuti oleh para imam dan dai di sekitar Purwokerto. Training ini bertujuan untuk melatih para imam dan dai melalui materi-materi pembekalan dari narasumber yang kompeten.

            Ketua Majelis Sosial dan Ekonomi Al-Irsyad Al-Islamiyyah Ustadz Syarief Baasyir memberikan pengantar pembekalan itu. Ia merasa prihatin terhadap kondisi umat Islam yang menghadapi masalah secara internal. “Saya ingat seorang ulama dan intelektual Muslim yang sudah sepuh, Doktor Yusuf Al-Qaradhawi yang pernah memaparkan tentang problematika umat Islam,” ujarnya.

Mengutip pernyataan Qaradhawi, 4 penyakit kemiskinan yang diderita umat Islam di dunia adalah pertama, miskin ilmu. Kedua, miskin iman. Ketiga, miskin amal. Keempat, miskin harta. “Perhatikan betapa kita mendapati masih banyak orang yang mengaku Islam, tapi tidak shalat. Atau mengaku Islam melaksanakan shalatnya tidak lengkap, atau shalat tapi tidak mau bayar zakat. Ini kan benar-benar memprihatinkan  dan sesuai apa yang dituliskan Qaradhawi,” terang Ustadz Syarief.

Keempat penyakit kemiskinan itu, lanjut Ustadz Syarief, membuat kondisi umat Islam sekarang menjadi lemah dan tidak berdaya. Oleh karena itu, ia mengajak para imam dan dai agar memperkuat diri dengan upaya-upaya meningkatkan ilmu, iman, amal, dan harta agar terlepas dari kemiskinan yang mendera umat Islam di masa sekarang dan yang akan datang.

Simak sambutan Ustadz Syarief Baasyir yang disiarkan MafazaTV: https://www.youtube.com/watch?v=ftwJnqvAWRk