Musim kemarau berkepanjangan hingga berdampak kekeringan membuat sebagian wilayah di Indonesia mengalami krisis air bersih. Merespon masalah tersebut, Laznas Al-Irsyad mengadakan Program Wakaf Sumur dan Air Bersih untuk wilayah terdampak kekeringan.

Hingga saat ini, sebanyak 10 sumur yang tersebar di Lombok Utara dan Lombok Barat sedang dalam proses pengerjaan.

“Kami menargetkan untuk membangun 50 unit sumur setiap tahunnya, bisa berupa sumur bor, sumur gali, atau pipanisasi untuk mengalirkan air dari tempat tinggi ke tempat yg lebih rendah,” tutur Ir. Syarief Baasyir, Ketua Majelis Sosial & Ekonomi PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah.

Adapun biaya pembuatan sumur bervariasi antara 5 juta s.d. 50 juta, tergantung jenis sumur dan lokasi.

Direktur Laznas Al-Irsyad, Hidayat, mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam program wakaf sumur dan air bersih ini. “Setiap tetesan air sangat bermanfaat untuk masyarakat terdampak kekeringan, juga bagi pewakaf, semoga mendapat ganjaran pahala jariyah dari Allah swt,” ujarnya.

Mari terus ulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang kesulitan air bersih. Kemarau dan krisis air mengancam dunia termasuk Indonesia.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bagi sahabat yang ingin ikut membantu saudara kita yang kekurangan air akibat kemarau panjang sekaligus mempunyai ladang amal jariyah, bisa bergabung dengan kami dalam program Wakaf Sumur dan Air Bersih untuk masjid, madrasah, dan daerah kekeringan lainnya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Transfer donasi
Bank Syariah Mandiri
a.n. Laznas Al Irsyad
715 725 7352
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Informasi :
0811 2829 289 (Telp/SMS/WA)
@alirsyadpeduli (instagram/twitter/fb)

Koordinasi Ketua Majelis Sosek PP Al-Irsyad dan Direktur Laznas Al-Irsyad bersama tokoh setempat.
Proses pengeboran sumur.