Lombok—Laznas Al-Irsyad memulai kembali program kemanusiaan melalui Sumur Wakaf dan air bersih. Program ini sebenarnya sudah dihidupkan Al-Irsyad sejak tahun 2019 lalu. Cakupan garapan penerapan program ini masih konsen di wilayah Nusa Tenggara Barat.

            “Kami memilih provinsi Nusa Tenggara Barat untuk program wakaf sumur karena di sana sebagian wilayahnya terjal dan sulit mendapatkan air karena kedalaman sumber mata airnya bisa mencapai 100 meter dari permukaan tanah. Selain itu, di sana juga terdapat banyak sekali pondok pesantren tradisional dengan para santri dari kalangan yatim dan dhuafa,” ujar Direktur Program Laznas Al-Irsyad Pandong, Kamis (10/3/2022)

            Menurutnya, program pertama sumur wakaf di tahun 2022 ini berada di lokasi pondok pesantren, yaitu Pondok Pesantren Arrahmah Ungga, NTB. “Penerima manfaat dari pengadaan sumur wakaf ini sekitar lima ratus kepala keluarga dengan sasaran dua ribu jiwa,” tandas Pandong.

             Selain NTB, katanya, program sumur wakaf juga akan segera dilakukan di daerah lain seperti Lampung dan Jawa Barat. Dia berharap dengan merealisasikan program sumur wakaf ini dapat mengetuk hati para muzakki dan donatur lainnya untuk bersama-sama menyukseskan proyek kemanusiaan ini.*