Pada tanggal 22 Desember 2018, tsunami menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung. Sedikitnya 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa ini. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami disebabkan pasang tinggi dan longsor bawah laut karena letusan gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Kini sudah setahun berlalu, warga sudah mulai bangkit, namun trauma masih sesekali menghantui.

Anak-anak usia dini dengan traumanya perlu dibina dengan baik agar bisa kembali ceria. Melihat kondisi saat ini dimana anak-anak belajar dengan kondisi seadanya menumpang di mushola, maka perlu diciptakan bangunan yang layak dengan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Laznas Al-Irsyad bekerjasama dengan PT. Pembangunan Jaya Ancol dan yayasan sosial daerah setempat, yaitu Yayasan An-Nur Anak Nusantara sedang berproses membangun TK/PAUD yang berlokasi di Kampung Paniis, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

Pada Kamis (26/12), tim Laznas Al-Irsyad dan Ancol melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan TK yang sudah berjalan kurang lebih satu bulan terhitung dari November 2019.

Alhamdulillah bangunan utamanya sudah hampir selesai dikerjakan. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai dan dilakukan serah terima pada Januari 2020. Pengerjaan dilakukan dengan maksimal agar bangunan cepat selesai dan anak-anak bisa segera belajar dengan nyaman dan kondusif.

IsyaAllah kita semua berharap dari TK sedang dibangun ini akan melahirkan permata-permata dari pelosok yang bersinar di kemudian hari.