Mamuju dan Majene Sulawesi Barat diguncang gempa pada Jumat (15/01/2021) pulul 01.28 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di 6 kilometer timur laut Majene. Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer berada di darat. 

Komitmen untuk mendukung kegiatan sosial masyarakat di suatu lokasi pascabencana terus dilakukan oleh Laznas Al-Irsyad. Kami bersama tim relawan Al Irsyad Kota Palu hadir sejak hari ketiga gempa bekerja sama dengan berbagai pihak dalam aksi respon kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sembako, obat-obatan, peralatan bayi dll ke posko-posko pengungsian. Kami juga membuka dapur umum yang menyediakan makanan siap santap untuk para pengungsi di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat.

Berdasarkan data dari Sekda provinsi Sulawesi Barat, ada 8.000 unit rumah rusak akibat gempa 6.2 SR. Saat ini para penyintas korban gempa masih banyak yang bertahan di tenda pengungsian karena rumahnya sudah tidak layak untuk ditempati.

Laznas Al Irsyad Tanggap Bencana membantu para pengungsi dengan membangun Banua Al-Irsyad, bantuan rumah untuk masyarakat terdampak gempa Sulawesi Barat. Bangunan berupa rumah berukuran 4.8 x 6 meter berlokasi di Desa Botteng, Kec. Simboro, Kab. Mamuju.

Alhamdulillah. Pada hari Selasa (30/03/2021) telah dilakukan acara Peresmian dan Serah Terima Banua Al-Irsyad. Berkat dukungan dan donasi kemanusiaan masyarakat Indonesia kami bisa membangun sebanyak 33 unit rumah untuk masyarakat Mamuju.

Acara peresmian dan serah terima ini dihadiri oleh Asisten II Bupati Mamuju Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mamuju, Camat Simboro, tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah Mamuju, Sulawesi Barat.

Asisten 2 Bupati Mamuju, Hj. Hasnawaty Syam, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Laznas Al-Irsyad yang telah membantu masyarakat dan pemerintah Kabupaten Mamuju pasca bencana, “Kami sangat berterima kasih kepada Laznas Al-Irsyad yang telah membantu membangun rumah sementara untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Mamuju, kita berharap ini menjadi amal ibadah dan insyaallah bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami di Kabupaten Mamuju.”

Kepala Dinas Perkim, H. M. Syahrir juga menyampaikan ucapan terima kasihnya serta beliau menuturkan bahwa Laznas Al-Irsyad adalah yang pertama datang membantu masyarakat Mamuju dengan program pembangunan rumah sementara.

Melalui program Banua Al-Irsyad, kita semua berharap masyarakat Mamuju dapat hidup lebih nyaman dan segera bangkit menjalani kehidupan seperti sediakala.