Lumajang—Ramadhan sudah sangat dekat, kegiatan tarhib dilakukan umat Islam di berbagai tempat, terutama di masjid dan mushola. Takmir Mushola Al-Irsyad Al-Islamiyah yang belum lama ini diresmikan di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, juga melakukan kegiatan tarhib Ramadhan bersama jamaah warga sekitar, Senin (28/3/2022).

Ada sekira seratus warga menghadiri acara tarhib itu. Mereka antusias mendengarkan tausyiah yang disampaikan narasumber, Ustadz Dodik Wahyudi. “Bulan suci Ramadhan itu harus kita sambut dengan kesucian diri pula. Oleh karenanya kita harus menyucikan diri kita dengan memperbanyak istighfar dan bertaubat atas dosa-dosa yang telah kita lakukan selama setahun terakhir,” pesan Ustadz Dodik.

Kesyiaran tarhib Ramadhan tersebut semakin diminati warga karena kehadiran lembaga nirlaba dakwah Ukhuwwah Islamiyah yang turut menyumbangkan buku-buku bacaan Islam untuk jamaah mushola tersebut. Selain itu, juga DKM dan Ukhuwwah Islamiyah memberikan santunan berupa sembako untuk para penyintas bencana letusan Semeru itu.

Menurut salah seorang amil Laznas Al-Irsyad Cabang Malang, Hasan, kegiatan syiar Islam pada bulan Ramadhan di mushola yang terletak di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, itu sudah diprogramkan. Program buka puasa bersama, menurutnya, target utamanya adalah membentuk kajian rutin pekanan usai Idul Fitri. DKM menyediakan ifthor untuk 100 jamaah.

Program berikutnya adalah Pondok Ramadhan yang ditargetkan pada anak-anak kelas 4 Sekolah Dasar hingga ke atas dengan kisaran jumlah 25 anak. “Peserta insya Allah akan mendapatkan tas, konsumsi selama tiga hari, dan hadiah bagi 10 peserta berprestasi,” pungkasnya.*